Nusantara

Permainan Tradisional


Meong-meongan

Permainan ini adalah salah satu permainan tradisional asal Bali. Mengapa diberi nama Meong-meongan? Karena dalam permainan ini, selalu diiringi oleh lagu yang berjudul Meong-meongan. Dari namanya, kita sudah mengetahui, bahwa tujuan permainan ini adalah bak kucing menangkap tikus. Cara bermainnya, beberapa anak, membentuk sebuah lingkaran, dan seseorang anak yang dijadikan tikus ditengahnya. Dan yang menjadi kucing harus menangkap si tikus, namun saat menyanyikan lagu Meong-meongan.

Marraga

Bila permainan yang satu ini, berasal dari Nias. Seperti saat menimang-nimang bola dalam sepakbola, permainan Marraga juga memerlukan sebuah bola, namun bola ini tidak terbuat dari karet seperti dalam permainan sepakbola, namun menggunakan rotan. Cara bermainnya juga membentuk lingkaran seperti permainan Meong-meongan, setiap orang harus menimang bola, boleh dengan kaki, kepala, dan dioperkan ke teman sebelahnya. Bola rotan dalam permainan ini juga disebut dengan Raga.

Dakon

Siapa sih yang tidak kenal dakon? Permainan yang sering dimainkan oleh masyarakat luas ini berasal dari Yogyakarta. Alat yang digunakan dalam permainan ini adalah kecik atau biji sawo. Permainan ini tidak bisa dimainkan oleh banyak orang, hanya oleh 2 orang. Papannya menggunakan kayu yang cukup tebal, dan berlubang, dan total keciknya ada 98. Ada 16 lubang, 14 lubang yang saling berhadapan, dan 2 lubang besar untuk keciknya.

Panjat Pinang

Tentu kita sudah mengerti permainan yang satu ini, karena sering diadakan di Indonesia, tepatnya saat tujuh-belasan. Permainan ini sangat menarik, karena membutuhkan kecepatan, dan keahlian dalam memanjat. Tujuan permainan ini adalah mendapatkan barang yang tergantung pada ujung tiang. Di ujung tiang, terdapat tempat untuk menggantungkan barang-barang, dan setiap orang akan berusaha untuk mendapatkan barang yang digantungkan.

Balap Karung

Lomba balap karung sering diadakan juga saat tujuh-belasan. Perlengkapan yang kita gunakan hanyalah karung. Cara bermainnya, seseorang akan memasukkan setengah badannya ( kaki hingga perut ) dalam sebuah karung, lalu bisa diikat atau dipegang agar tidak jatuh. Pemenang perlombaan ini adalah yang dapat mencapai garis finis terlebih dahulu dengan karung sebagai alat transportasinya.

About these ads

About Wilson Weagade

Try and try, be closer to your yes

Discussion

5 thoughts on “Permainan Tradisional

  1. thank you for the praise!

    Posted by Wilson Widagdo | March 19, 2012, 3:18 pm
  2. thank you :D

    Posted by Wilson Widagdo | March 31, 2012, 7:57 pm
  3. yes! of course,, but not copy paste please? and maybe you can give my link to your post! thanks :D

    Posted by Wilson Widagdo | April 3, 2012, 8:23 pm

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pingback: My Homepage - March 19, 2012

Beri Komentar !

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 35 other followers

%d bloggers like this: